Skip ke konten utama
Panduan Servis5 menit waktu baca2026-08-20

Kenapa Kompor Gas Tanam Sering Mati dan Api Berwarna Merah? Ini Solusinya

Temukan penyebab pemantik kompor gas tanam tidak menyala, api berwarna merah/kuning, bau gas menyengat, serta cara membersihkan burner kuningan.

Dedi Irawan

Gas & Thermal Appliance Specialist • Arta Teknik Solusi

Bagikan:fIG
Kenapa Kompor Gas Tanam Sering Mati dan Api Berwarna Merah? Ini Solusinya

Mengapa Api Kompor Harus Berwarna Biru?

Nyala api kompor gas yang sehat harus berwarna biru murni, yang menandakan terjadinya pembakaran sempurna antara gas LPG dan oksigen.

Jika api berubah warna menjadi merah atau jingga kemerahan, hal ini mengindikasikan pembakaran tidak sempurna yang menyebabkan pemborosan gas, jelaga hitam pada dasar panci, serta risiko gas buang karbon monoksida.

Penyebab Utama Api Berwarna Merah pada Kompor Tanam

1. Lubang Burner Tersumbat Kerak Makanan / Minyak: Minyak masakan yang menetes ke celah kuningan burner menghambat suplai udara.

2. Pengatur Udara (Damper / Air Shutter) Bergeser: Ventilasi pencampur udara di bawah kompor tanam tertutup atau kotor.

3. Kualitas Gas LPG atau Regulator Bermasalah: Regulator gas yang tersumbat atau tekanan yang tidak stabil dari tabung gas.

4. Kelembapan Tinggi pada Ruang Burner: Air sisa pembersihan yang belum kering sempurna di dalam cup burner.

Kendala Belum Teratasi? Jangan Ragu Bertanya!

Konsultasikan langsung gejala perangkat Anda ke teknisi spesialis kami via WhatsApp. Gratis & cepat.

Konsultasi Teknisi

Mengapa Pemantik Kompor Gas Tanam Tidak Menyala?

Kompor tanam modern menggunakan sistem pemantik elektrik baterai atau piezoelektrik dengan sensor pengaman api (Thermocouple FFD - Flame Failure Device):

- Baterai Pemantik Melemah: Letak baterai biasanya berada di bagian bawah kompor tanam tipe baterai tipe D atau AA.

- Jarum Pemantik Kotor atau Bergeser: Kerak minyak pada ujung jarum busi pemantik mengisolasi percikan listrik.

- Sensor Thermocouple Kotor: Jika api menyala saat tombol ditekan namun langsung mati ketika tombol dilepas, sensor thermocouple kotor atau rusak sehingga memutus aliran gas otomatis.

Langkah Aman Penanganan Kompor Gas Tanam

Lepaskan burner cap dan rendam dalam air hangat bersabun, gunakan sikat kawat halus untuk membersihkan lubang-lubang kecil.

Jika terjadi bau gas menyengat atau kebocoran pada katup internal (gas valve), segera tutup regulator tabung gas dan hubungi teknisi berlisensi untuk pemeriksaan kebocoran saluran gas internal.

Pertanyaan Sering Diajukan Seputar Topik Ini

Berapa lama baterai pemantik kompor tanam harus diganti?

Rata-rata baterai pemantik kompor tanam bertahan 6 hingga 12 bulan tergantung intensitas memasak.

Apakah kompor tanam kaca tempered bisa pecah karena panas?

Kaca tempered asli dirancang tahan suhu tinggi. Namun, jika lubang burner tersumbat dan panas terperangkap di bawah kaca, risiko 'thermal shock' bisa terjadi. Rutinlah membersihkan burner untuk menjaga keamanan.

Tag Terkait:#Kompor Gas Tanam#Gas Hob#Modena#Smeg#Fotile

Dedi Irawan

Gas & Thermal Appliance Specialist

Praktisi dan teknisi senior dengan pengalaman lebih dari 10 tahun menangani sistem kontrol inverter, modul elektronika, serta sistem pendingin dan pemanas home appliance impor Eropa & Asia di Arta Teknik Solusi.

Garansi Servis Tertulis 1 Tahun

Butuh Penanganan Cepat Langsung di Rumah Anda?

Tim teknisi kami siap melayani panggilan servis ke area Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Bali, dan Medan dengan estimasi transparan dan suku cadang asli bergaransi resmi.

Booking Teknisi via WhatsApp
Hotline Cepat: (021) 4867 6203